Drama #Romance

Bab 4 ANGGUN DARIMANANYA?

08 December 2025

"Zoya Aditama. Kau harus menurut kalau kau mau selamat. Papa sudah bangkrut. Papa tidak akan bertahan lama. Kau harus menikah secepatnya dengan Putra keluarga Sanjaya!" ucap papa Zoya yang juga ikut meninggikan suaranya saat itu.

"Sayang... menurutlah... jangan adu bentak sama papamu begini nak..." ucap mama Zoya lagi pada sang putri.

"Kenapa juga keselamatanku tergantung keluarga Sanjaya? memangnya kalau kita tidak menjalin hubungan kerjasama dengan keluarga Sanjaya itu apakah kita tidak bisa makan? kalau soal itu ceritanya aku mempunyai uang tersendiri yang harusnya Papa dan Mama tidak tahu berapa jumlahnya yang pasti tidaklah sedikit karena aku adalah Owl red. Hacker ternama yang bahkan seluruh perusahaan luar mengincar dan mencariku hanya untuk bekerja sama denganku Aku hanya tinggal pilih saja perusahaan mau mulai yang aku inginkan. lalu kenapa juga kita harus tunduk pada keluarga Sanjaya hanya karena papa bangkrut?" ucap gerutu Zoya dalam hati sembari menghela nafasnya dalam dalam kemudian menghembuskannya.

"Baiklah kalau begitu sepertinya kali ini aku harus mengabaikannya saja Aku ingin tahu bagaimana selanjutnya bagaimana. apakah memang ada konspirasi antara mereka atau memang ada orang jahili yang membuat perusahaan Papa menjadi bangkrut," ucap gerutu Zoya dalam hati.

"Ya... ya baiklah seperti apa yang papa dan mama mau saja," balas Zoya yang lalu segera pergi begitu saja. Kini tinggal papa dan mama Zoya berdua di dalam ruang kerja tersebut.

"Papa nggak apa-apa pah?" tanya mama Zoya pada suaminya dimana wanita itu tadi melihat suaminya sedikit adu otot dengan putrinya.

"Huft... untung nggak sampai jantungan mah, nggak apa-apa yang penting akhirnya Zoya mau menikah dengan Putra keluarga w Sanjaya mah..." balas lelaki itu kemudian dengan jawabannya.

Sedangkan Zoya saat itu segera memberi tahu Moana tentang keputusan keluarganya yang tidak bisa ia tolak dengan alasan kebangkrutan.

"Apa! kamu mau menikahi tuan muda keluarga Sanjaya itu? emb... nggak apa-apa sih Zoy... dia tampan... pakai banget, cuman... dia kan pertapa yang baru turun dari goa... nyaris nggak ada berita tentang wanita yang dekat dengannya. Hemz... mungkin semua ini sudah direncanakan oleh keluarganya agar dia menikah denganmu dan kau dipaksa untuk menikah dengannya dengan cara membuat perusahaan keluargamu bangkrut dan kalau kau mau menikah dengannya maka perekonomian keluargamu akan stabil kembali," ucap Moana saat itu yang memberitahu Zoya namun wanita itu sudah seperti tahu alur ceritanya yang hampir sama seperti apa yang Moana katakan saat itu.

"Sepertinya besar kemungkinan dia itu tidak suka wanita atau bisa dibilang mungkin dia sengaja tidak membuat kepalanya botak saja agar tidak terlihat jelas kalau dia tidak mau menikah. Atau bisa juga dia adalah penyuka sesama jenis yang dibalut dengan kesucian seolah tidak dekat dengan wanita. Makanya tidak ada pemberitaan apapun tentang wanita yang dekat dengannya karena memang dia tidak suka wanita," ucap Zoya kemudian yang menimpali ucapan sahabat baiknya tersebut hingga keduanya tampak berbincang-bincang sembari tertawa cekikikan ketika membahas tentang pewaris tampan yang tidak suka perempuan dari keluarga Sanjaya itu.

Sedangkan di tempat Arga dan juga asistennya berada. Keduanya berada di salah satu ruangan VIP salah satu tempat hiburan malam ternama namun di sana hanya ada mereka berdua tidak ada wanita penghibur atau lelaki penghibur atau sejenisnya.

"Zoya Aditama. Hemz... sebenarnya pesona apa yang dia miliki sampai-sampai papa dan mamaku memintaku untuk menikah dengannya? bahkan sepertinya tidak ada kandidat wanita lain yang Papa dan Mama inginkan selain dia. Padahal mereka tahu kalau dia adalah anak dari rivalnya kenapa papa dan mama tidak memilih anak dari sekutunya saja malah mereka memilih anak dari rivalnya?" ucap gerutu Arga saat itu dalam hati sembari menatap gelas yang ada di tangannya lalu mengguncangnya beberapa kali sebelum meneguk isinya.

Hari pun berlalu begitu saja. pagi itu selesai sarapan di meja makan Aditama mengajak putrinya untuk datang ke rumah calon besannya untuk menjenguk keadaan besannya yang dikabarkan Tengah sakit.

"Aduh... papa... sepertinya aku tidak bisa ikut Papa menjenguk calon besan papa itu karena aku sedang datang bulan dan perutku sakit sekarang jadi lebih baik Papa sendirian saja," ucap Zoya dengan balasannya di mana wanita itu jelas tidak ingin bertemu dengan Putra keluarga Sanjaya. Akhirnya hari itu Aditama memutuskan untuk nguk calon dosennya sendirian saja.

Arga yang juga berada di kamar papanya hanya bisa begitu terkejut ketika melihat kedatangan rival papanya dengan beberapa buah tangan yang dibawa oleh asistennya di sana.

"Rama... kau katanya sakit aku datang untuk menjengukmu," ucap Aditama saat itu ketika ia bertemu dengan rivalnya tersebut. harga yang melihat kedua orang itu yang tampak tidak seperti rival sama sekali tapi malah terlihat seperti saudara dekat itu pun hanya bisa terbengong di tempat sebelumnya papanya memberi isyarat untuk menyapa lelaki yang akan menjadi mertuanya itu.

"Om..." sapa Arga sembari mengulurkan tangannya untuk menjabat tangan calon mertuanya. Aditama pun langsung menerima uluran tangan dari lelaki tampan di depannya.

"Bagus sekali kau tumbuhenjadi lelaki tampan dan gagah Arga," balas Aditama yang laluembuat Arga tersenyum.

"Oh ya, aku tadi berniat mengajak putriku juga kemari tetapi dia sedang sakit perut karena datang bulan jadi aku datang sendirian," ucap Aditama yang lagi segera mendapat sahutan dari Rama Sanjaya.

"Oh iya... aku ingin sekali bertemu putrimu itu. Terakhir kali aku melihatnya begitu cantik dan anggun. Akh... aku sudah tidak sabar melihat Arga dan juga putrimu menikah dan kita akan memiliki cucu dari mereka," ucap Rama sanjaya yang membuat semua orang yang ada di dalam ruangan tertawa bahagia. Kecuali Arga yang tampak memaksakan senyumannya agar semua orang tidak curiga. Ia pun segera permisi keluar dari ruang kamar papanya.

"Sebenarnya Papa bertemu dengan wanita itu di mana sampai-sampai Papa melihatnya begitu anggun dan cantik. Kenyataannya dia menghabiskan setiap malam di tempat hiburan malam bersama dengan lelaki gonta-ganti dan bahkan para lelaki itu merebutkannya hanya untuk ingin tinggal dan bermalam dengannya. Dan papa melihat dia anggun dari mananya? bahkan saat bertemu untuk pertama kalinya denganku dia langsung menjatuhkan diri ke pelukanku. Sepertinya dia memiliki kepribadian ganda yang bisa membuat orang salah paham padanya," ucap gerutu Arga saat itu sembari melangkah keluar dari ruang kamar papanya dan terlihat Mama Arga tampak mengawasi putranya yang tidak seperti biasanya.

"Arga kamu menggerutu? sejak kapan kamu bisa menggerutu begitu?" ucap tanya Mama Arga kemudian yang spontan langsung dijawab oleh putranya.

"Sejak aku bertemu dengan Putri keluarga Aditama," ucap Arga dengan jawabannya yang langsung ia sadari dan lelaki itu sontak membekap mulutnya sendiri karena bicara tidak jelas.

"Sial! dia bisa merubah kebiasaanku juga ternyata!" ucap Arga lagi.