Drama

Dari Mana Nama Glenmore Berasal?

26 January 2026

Dari Mana Nama Glenmore Berasal?

Penyair lawas Inggris, Willian Shakespeare boleh saja bilang ‘apalah arti sebuah nama’. Banyak yang setuju dengan pendapat pujangga yang hidup di abad ke-15 ini. Namun, tidak sedikit yang menilai sebaliknya karena nama adalah identitas yang mencerminkan harapan, keinginan serta kenangan terhadap masa lalu hingga impian tentang masa depan. Identitas inilah yang tampaknya ingin dibangun oleh Ros Taylor ketika membeli lahan di sisi selatan lereng Gunung Raung untuk dijadikan perkebunan. Kondisi alam tropis yang rimbun dengan pepohonan, kontur perbukitan, pemandangan Gunung Raung yang cantik di pagi hari, hingga cuaca yang sejuk mengingatkan pengusaha ini pada banyak tempat di tanah kelahirannya, Skotlandia.

Hamparan tanah dengan kontur perbukitan dan latar belakang gunung atau bukit yang menjulang ini memang banyak ditemukan di dataran tinggi Skotlandia. Warga Skotlandia menyebut daerah berkontur perbukitan dengan istilah Glenmore. Istilah ini berasal dari bahasa Gaelik, bahasa asli bangsa Skotlandia yang sudah digunakan sejak abad-12 tapi jumlah penuturnya terus menurun. Bahasa Gaelik berbeda sama sekali dibandingkan bahasa Inggris maupun bahasa Skotlandia yang mirip bahasa Inggris. Sampai sekarang, bahasa Gaelik masih menjadi bahasa resmi Skotlandia bersama bahasa Inggris dan bahasa Skotlandia. Jumlah penutur bahasa Gaelik diperkirakan hanya 1% dari populasi penduduk Skotlandia. Alfabet dalam bahasa ini hanya terdiri dari 18 karakter yang dianggap cermin kecerdasan mereka.

Bahasa Gaelik memiliki hubungan dekat dengan bahasa Manx dan bahasa Irlandia yang dibawa ke Skotlandia oleh orang-orang Skotlandia dari Irlandia pada abad ke-4. Dalam berbagai literatur disebutkan, bahasa Gaelik digunakan di seluruh Skotlandia pada abad ke-9 hingga abad ke-11. Tapi, penutur bahasa Gaelik mulai bergeser ke bagian utara dan barat setelah abad ke-11. Sampai saat ini, bahasa Gaelik masih digunakan oleh sekitar 60.000 warga Skotlandia, terutama di Highlands (a' Ghaidhealtachd), Western Isles (Na h-Eileanan an Iar), Glasgow (Glaschu), Edinburgh (Dùn Eideann) dan Inverness (Inbhir Nis).

Selain di Skotlandia, bahasa Gaelik juga dipakai oleh sebagian kecil warga di Kanada antara lain di Nova Scotia (Alba Nuadh) dan di pulau Cape Breton (Eilean Cheap Breatainn) hingga di Amerika Serikat yakni di Na Stàitean Aonaichte. Para penutur bahasa Gaelik ini diduga punya garis keturunan dari warga Skotlandia yang merantau. Di Irlandia, tetangga Skotlandia, bahasa Gaelik juga digunakan, tapi dalam akses dan penuturan yang sedikit berbeda. Dari penutur bahasa Gaelik inilah istilah Glenmore digunakan untuk menyebutkan suatu lokasi di beberapa negara. Sampai saat ini paling tidak ada 18 tempat di beberapa negara yang memakai nama Glenmore, termasuk di Indonesia.

Secara harfiah, Glenmore berarti bukit besar (great glen). Namun, makna yang lebih luas adalah suatu kawasan atau daerah di dataran tinggi dengan hamparan tanah luas yang memiliki kontur perbukitan serta berhawa sejuk. Dengan makna ini tidak mengherankan jika tempat yang diberi nama Glenmore biasanya memiliki kemiripan dari sisi kontur tanah, pemandangan, dan cuaca sejuk yang menjadi ciri khasnya. Di Skotlandia sendiri nama Glenmore masih banyak digunakan untuk bidang yang berkaitan dengan pariwisata berbasis alam. Bahkan, dalam perkembangannya kemudian, istilah Glenmore juga dipakai untuk nama hotel, pusat belanja, taman nasional, dan pusat pelatihan pecinta alam, lain-lain.

Nama Glenmore identik dengan daerah perbukitan, perkebunan dan terkait dengan Skotlandia dapat kita lihat juga dari berdirinya Glenmore Heritage Valley, padang golf eksklusif di New South Wales, Australia. Nama Glenmore di sini dinisbatkan pada tempat kelahiran pendirinya, yakni Frances MacKenzie di Skotlandia pada tahun 1824. Dalam sejarah pendirian Glenmore Heritage Valley disebutkan bahwa Glenmore di Skotlandia merupakan ladang anggur, gandum, jagung, dan alfalfa serta tempat peternakan kuda. Daerahnya berbukit dengan pemandangan yang indah serta berhawa sejuk. Glenmore di Skotlandia dan Glenmore di Australia ini digambarkan sebagai daerah dengan kontur dan suasana yang memiliki banyak kesamaan.

Meski nama Glenmore berkembang sedemikian rupa, namun ada satu kesamaan yang membuat nama ini termasuk khas dan memiliki keunikan tersendiri. Semua tempat yang memakai nama Glenmore memang memiliki hubungan dengan orang-orang Skotlandia. Mereka mulai pengusaha yang menanamkan modal, para serdadu yang terlibat dalam Perang Dunia II, sampai perantauan individu yang kemudian membangun pemukiman. Semuanya selalu terhubung dengan penutur bahasa Gaelik sebagai salah satu bahasa kuno yang pernah berkembang di daratan Eropa.