Sinopsis
Bagi Raka, spanduk di gerbang itu awalnya terdengar damai. Ia hanya ingin hidup tenang. Namun, di kompleks ini, ketenangan punya harga yang mahal.
Teror itu tidak datang dari hantu, melainkan dari "kebaikan" tetangga. Mulai dari grup WhatsApp yang memantau senyum di foto profil, kamera CCTV yang mengarah tepat ke jendela kamar tidur, hingga sampah rumah tangga yang diaudit setiap pagi.
Ketika jaket kotor Raka yang ia taruh sembarangan tiba-tiba kembali dalam keadaan terlipat rapi, wangi, dan disetrika oleh "seseorang" yang masuk ke terasnya tanpa izin, Raka sadar: Di sini, privasi adalah dosa.
Bersama Maya—tetangga yang dicap sebagai "sumber penyakit"—dan Pak Hadi yang memegang rahasia keuangan kompleks, Raka menemukan fakta mengerikan. Kompleks ini bukan sekadar hunian. Ini adalah eksperimen sosial dan ladang data bagi korporasi yang ingin menggusur mereka demi keuntungan.
Saat gerbang utama terkunci otomatis dan listrik diputus total, Raka harus memimpin perlawanan. Di tengah kepungan tetangga yang telah dicuci otaknya menjadi milisi brutal, Raka harus memilih: mati sebagai warga teladan yang santun, atau selamat sebagai pemberontak yang "tidak bermoral"?
Daftar Bab
19 BabBab 1-5 dapat dibaca gratis sebagai preview. Bab selanjutnya adalah konten Premium untuk mendukung penulis berkarya.
Selamat Datang di Penjara Paling Santun
Gratis 01 Oct 2026
Grup Chat Neraka
Gratis 01 Oct 2026
Target Operasi
Gratis 01 Oct 2026
Dinding yang Mendengar
Gratis 01 Oct 2026
Intervensi
Gratis 01 Oct 2026
Rumah Kaca
Premium Content
Aliansi Bawah Tanah
Premium Content
Sidang Terbuka
Premium Content
Sanksi Sosial
Premium Content
Retakan Pertama
Premium Content
Perang Dingin
Premium Content
Tamu yang Tidak Diundang
Premium Content
Sabotase Simetris
Premium Content
Karantina Moral
Premium Content
Penyamaran
Premium Content
Kebenaran yang Telanjang
Premium Content
Pengepungan
Premium Content
Kehancuran Citra
Premium Content
Manusia Biasa
Premium Content